Harga Jual Kanstin Beton Megacon Padang ☎ 0819 3299 8507

Kanstin atau kanstin ialah salah satu produk beton pracetak yang banyak dijumpai di pinggir badan jalan. Fungsi utamanya ialah sebagai pembatas antara badan jalan dan trotoar. Melainkan lebih dari itu, kanstin terbukti mempunyai bermacam-macam kegunaan dan peranannya tak tergantikan.

Semenjak awal abad ke-18, Kanstin Beton Megacon Padang sudah mulai dipakai di Italia untuk memperindah kota. Kemudian sebuah perusahaan di London memanfaatkannya untuk memisahkan trek dengan jalur khusus pedestrian. Semenjak ketika itu, penggunaan kanstin semakin meluas sampai seluruh dunia.

Jenis, Type, dan Spesifikasi Kanstin

Meniru perkembangan jaman, wujud dan ukuran kanstin bahkan dari waktu ke waktu menjadi semakin beragam. Mari kita simak beberapa seumpama di bawah ini.

[tabel-ukuran-kanstin]

Kanstin Taman

Tipe kanstin ini adalah yang paling banyak dipasang di dalam area perumahan, secara khusus perumahan baru. Pada biasanya, perumahan baru mempunyai sebidang area yang diaplikasikan untuk menanam tanaman. Selain itu, badan jalannya mengaplikasikan material paving beton. Hal ini membikin lingkungan perumahan menjadi kelihatan lebih asri dan rapi.

Kanstin taman diterapkan untuk memisahkan badan jalan dengan taman. Fungsi utama dari kanstin taman yakni sebagai pembendung tanah agar tidak tercecer ke badan jalan, sehingga taman tampak lebih rapi dan indah. Sehubungan dengan jalur dari paving, kanstin beton ini juga berfungsi menjepit paving block supaya tetap rapat di tempatnya dan tidak bergeser. Kenampakan kanstin macam ini lebih tipis dan lebih rendah dibandingkan tipe lainnya.

Kanstin Trotoar

Type kanstin beton lainnya adalah kanstin trotoar. Sebagaimana namanya, kanstin ini diterapkan untuk memisahkan badan jalan dengan trotoar, di mana zona pejalan kaki dibangun lebih tinggi ketimbang area kendaraan. kanstin trotoar umumnya memiliki kenampakan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kanstin taman.

Kanstin S

Jenis kanstin selanjutnya yakni kanstin tali air atau disebut juga kanstin S. Wujud produk yang satu ini mempunyai profil bergelombang. Nampak berbeda dengan format lazimnya yang tegas dan rata. Umumnya kanstin ini diaplikasikan untuk membendung dan menasehati air ke dalam saluran pembuangan.

Kanstin Car Stopper Beton

Anda pasti pernah mengamati tonjolan-tonjolan yang berjajar di tempat parkir mobil. Itu merupakan car stopper beton atau tak jarang disebut kanstin stopper. Ciri-ciri spesifikasi kanstin ini yakni tingginya yang berada antara 10 hingga 15 cm, paling rendah dibandingkan ragam kanstin lainnya.

Fungsi kanstin ini adalah untuk menghentikan gerak mobil supaya tak melebihi zona yang seharusnya. Eksistensi kanstin yang tak terlalu tinggi membuatnya mampu menghentikan roda kendaraan beroda empat tanpa sepatutnya menggores bumper.

Kanstin DKI

Serupa dengan kanstin trotoar, kanstin DKI juga mempunyai fungsi utama menjadi pembatas jalan ataupun pemisah dengan trotoar. Yang membedakannya merupakan dimensi kanstin beton ini lebih besar, membikin macam ini disebut juga kanstin jumbo. Penampakan yang besar dan kokoh ini membuatnya sangat layak untuk digunakan pada jalan utama atau besar, terpenting yang dilalui oleh kendaraan-kendaraan bermuatan berat.

Manfat Pemasangan Kanstin Beton

Dalam sebuah proyek, pemanfaatan kanstin mesti layak dengan tipe yang dipakai. Tak hanya berpengaruh pada panorama, ketidaksesuaian penerapan kanstin dapat berimbas fatal dan membahayakan pengguna jalan.

Umpamanya, untuk jalanan yang dilewati angkutan berbobot besar, kanstin yang diaplikasikan sebaiknya yang berukuran besar pula. Jika menerapkan yang berukuran kecil, dikhawatirkan kanstin tidak dapat menjalankan fungsinya, mengakibatkan kendaraan melompat dan membahayakan pengguna jalan.

Menggantikan kanstin trotoar dengan kanstin beton type lainnya yang tak terlalu tinggi, membuka peluang bagi pengendara untuk melakukan pelanggaran lalu lintas. Semisal, ketika jalanan sedang macet. Pengendara motor akan berminat untuk naik ke trotoar yang cenderung senggang. Kesudahannya, berbahaya pejalan kaki.