Harga Jual Pondasi Tiang Pancang Megacon Ternate ☎ 0858 9963 0897


  • Sinpasa Commercial Blok C , 15 Summarecon, Marga Mulya, Bekasi Utara, Jawa Barat 17143
    [email protected]

  • Secara definitif, tiang pancang yaitu komponen-bagian konstruksi yang dijadikan dari beragam bahan bangunan (kayu, beton atau baja) yang dipakai untuk mentransmisikan beban-muatan permukaan ke tingkat-tingkat permukaan yang lebih rendah dalam massa tanah. Yang hal yang demikian bisa adalah distribusi vertikal dari beban sepanjang poros tiang pancang aau pengaplikasian bobot secara seketika terhadap lapisan yang lebih rendah sepanjang ujung tiang pancang.

    Pondasi Tiang Pancang Megacon Ternate diterapkan untuk mentransfer muatan yang dipikul pondasi (struktur serta penggunanya) ke lapisan tanah yang dalam, dimana dapat dicapai energi dukung yang lebih baik. Pondasi tiang pancang ini juga bermanfaat untuk menahan gaya angkat pengaruh tingginya muka air tanah dan gaya dinamis akibat gempa.

    Kalau dipandang dari penerapannya, maka pondasi tiang pancang dapat dibedakan menjadi 2 tipe, merupakan tiang pancang tunggal dengan tiang pancang kelompok. Sedangkan, jika diperhatikan dari bahan yang digunakan menjadi tiang pancang, karenanya tiang pancang dapat dibedakan menjadi tiang pancang kayu, tiang pancang baja, tiang pancang beton pracetak, tiang pancamg beton prategang dan tiang pancang komposit.

    Kegunaan Pondasi Tiang Pancang

    Secara mendetail, kegunaan dari pondasi tiang pancang ini mencakup beberapa hal, merupakan diantaranya adalah :

    1. Untuk membawa bobot-muatan konstruksi di atas permukaan tanah ke dalam tanah lewat lapisan tanah. Dalam hal ini, trasfer gaya yang terjadi tidak hanya menyangkut muatan gaya vertikasl saja, tapi juga meliputi gaya lateral.

    2. Untuk menahan gaya desakan ke atas yang kerap kali menyebabkan terjadinya kegagalan guling, seperti untuk telapak ruangan bawah tanah di bawah bidang batas air jenuh. Pondasi telapak dapat juga digunakan untuk menyangga kaki-kaki menara kepada kegagalan guling, dimana gaya momen yang dibuat dari bobot horisontal (dalam hal ini bobot angin) dapat ditahan oleh gaya pergesekan tanah terhadap permukaan pondasi tiang pancang.

    3. Dapat memampatkan endapan tak berkohesi yang bebas lepas di dalam tanah dengan lewat kombinasi perpindahan isi tiang pancang dan getaran dorongan dikala pemancangan. Dalam progresnya, pondasi tiang pancang hal yang demikian bisa ditarik keluar kemudian.

    4. Membatasi penurunan bila kaki-kaki yang tersebar atau telapak berada pada tanah tepi atau didasari oleh sebuah lapisan yang kemampatannya tinggi.

    5. Membikin tanah di bawah pondasi sebuah mesin menjadi kaku untuk mengendalikan amplitudo getaran dan frekwensi alamiah dari sistem mesin tersebut bila dikerjakan. Dalam hal ini, transfer bobot dinamis akibat getaran (vibrasi) sebuah mesin dapat dilaksanakan dengan bagus tanpa harus merubah struktur tanah, dimana tanah menjadi kaku dan teredam dari vibrasi mesin.

    6. Sebagai faktor keamanan tambahan di bawah tumpuan jembatan dan tiang terpenting, seandainya abrasi ialah situasi sulit yang potensial. Dengan adanya pondasi tiang pancang, kegagalan gelincir yang bisa disebabkan oleh abrasi dan beban horisontal akan dapat dipecahkan.

    7. Dalam konstruksi yang didirikan pada lepas pantai, pondasi tiang pancang dipakai untuk meneruskan beben-bobot yang terjadi di atas permukaan air pada struktur ke dalam air dan ke dalam dasar tanah yang mendasari air tersebut. Hal ini berlaku pada pondasi tiang pancang yang ditanamkan beberapa ke dalam tanah pada dasar air dan yang tergoda oleh muatan vertikal dan tekuk serta muatan lateral. Dengan demikian, dengan diterapkannya pondasi tiang pancang pada suatu struktur pada lepas pantai, selain memanfaatkan energi dukung tanah seperti pondasi pada umumnya, juga memanfaatkan energi dukung air untuk menjaga kestabilan struktur.