Klasifikasi Beton Pracetak (Precast Concrete)

Penggunaan beton telah dilakukan sejak berabad-abad lampau dan saat ini juga masih menjadi favorit untuk digunakan dalam berbagai macam pembangunan hingga konstruksi berskala besar. Kekuatan dan juga Daya tahan yang sangat baik pada beton menjadi alasan utama banyak orang menggunakan material ini. Harga yang dipatok untuk material beton juga sangat terjangkau sehingga banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi pada struktur bangunan, pembuatan jalan, jembatan hingga berbagai macam pembangunan lain.

Pembuatan dari beton pun saat ini semakin berkembang mulai dari desain hingga teknologinya. Saat ini pun tidak hanya beton cor langsung di tempat namun kini juga telah hadir beton pracetak yang mana dibuat pada pabrik sehingga tidak menimbulkan polusi pada area proyek tersebut. Penjelasan kali ini akan mengulas mulai dari pengenalan beton pracetak hingga klasifikasinya.

Apa Itu Beton Pracetak?

Jika dilihat dari namanya telah diketahui bahwa beton pracetak adalah suatu beton yang telah dicetak dan dibuat terlebih dahulu pada pabrik beton atau tempat khusus yang terpisah dari lokasi konstruksi atau pembangunan. Pembuatan dari beton pracetak ini Tentunya menggunakan cetakan yang sudah terukur dan menyesuaikan sesuai dengan. Beton ini juga pastinya dirawat dan dijaga secara khusus dan sesuai standar sehingga dapat dijamin kualitasnya.

Keunggulan Beton Pracetak

Beton pracetak merupakan inovasi terbaru dibandingkan dengan beton konvensional namun keunggulannya patut diakui karena telah banyak terbukti. Berikut ini keunggulan dari beton pracetak yaitu diantaranya:

  • Menghemat waktu pengerjaan dan juga pemasangan
  • Memiliki kualitas yang terbaik dengan mutu yang sesuai dengan standar
  • Efektif dan efisien penggunaannya
  • Ramah terhadap lingkungan dan tidak menimbulkan limbah

Klasifikasi Beton Pracetak

Beton pracetak dibedakan menjadi dua yaitu beton pracetak kering dan beton pracetak basah. Perbedaan dari beton pracetak kering dan beton pracetak basah diantaranya:

Fungsi

Perbedaan kegunaan dari beton pracetak ini seperti pada beton pracetak kering yang fungsinya membantu proses pemadatan agar lebih efisien dan tidak bisa berfungsi untuk pengurangan air dalam jumlah besar.

Penerapan

Penerapan dari beton pracetak kering tanpa tanpa cetak basah tentunya sangat berbeda. Beton pracetak basah biasanya memproduksi beton seperti paving block, kanstin beton untuk trotoar tinggal buis beton dan lain sebagainya. Dan untuk beton pracetak basah biasanya menggunakan box culvert, pagar panel hingga saluran u ditch.

Sambungan

Pada sambungan pajak kering menggunakan komponen plat besi dan untuk baca tak basah menggunakan grouting.

Memilih dan menggunakan beton pracetak tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan, misi serta waktu pengerjaan dari konstruksi. Semoga artikel di atas dapat membantu anda untuk memilih dan menyesuaikan kebutuhan anda akan bertambah cetak.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *